{"id":16091,"date":"2020-03-23T09:26:36","date_gmt":"2020-03-23T02:26:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.intiland.com\/?post_type=blog&#038;p=16091"},"modified":"2024-04-18T10:28:43","modified_gmt":"2024-04-18T03:28:43","slug":"semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/","title":{"rendered":"Semua Yang Anda Perlu Tahu Tentang Pajak Jual Beli Rumah"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Isi Artikel <\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Pajak_Penghasilan_PPh\" >Pajak Penghasilan (PPh)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Pajak_Bumi_Bangunan_PBB\" >Pajak Bumi Bangunan (PBB)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Biaya_Jasa_Notaris\" >Biaya Jasa Notaris<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Bea_Perolehan_Hak_atas_Tanah_dan_Bangunan_BPHTB\" >Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Pajak_Pertambahan_Nilai_PPN\" >Pajak Pertambahan Nilai (PPN)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Bea_Balik_Nama_BBN\" >Bea Balik Nama (BBN)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Pembuatan_Akta_Jual_Beli_Rumah\" >Pembuatan Akta Jual Beli Rumah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/semua-yang-anda-perlu-tahu-tentang-pajak-jual-beli-rumah\/#Biaya_Cek_Sertifikat_Rumah\" >Biaya Cek Sertifikat Rumah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Membeli properti bukan hanya sekedar investasi. <span style=\"text-decoration: underline; color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/rumah\/tangerang\/talaga-bestari\/\">Membeli rumah<\/a><\/span> untuk ditempati sendiri juga membutuhkan perencanaan biaya yang matang. Ada biaya-biaya yang biasanya harus dibayarkan pada saat transaksi.<\/p>\n<p>Sebelum menjual atau membeli properti, kenali dulu komponen pajaknya. Ada <strong><a href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/mari-kenali-pajak-rumah-lebih-jauh\/\">pajak rumah<\/a> <\/strong>yang harus dibayarkan oleh pembeli, penjual dan juga ditanggung bersama sesuai kesepakatan.<\/p>\n<p>Mari kita kenali, <strong>pajak jual beli rumah<\/strong> apa saja yang harus Anda ketahui saat akan melakukan transaksi properti.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Penghasilan_PPh\"><\/span><strong>Pajak Penghasilan (PPh)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pajak penghasilan atau PPh adalah <strong>pajak penjualan rumah <\/strong>yang wajib dibayar oleh penjual properti. Diatur oleh undang-undang melalui Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2016 tentang Tarif Baru PPh Final atas Pengalihan Hak Atas Tanah\/Bangunan, pihak penjual harus membayar PPH senilai 2,5% dari harga penjualan rumah. Kesepakatan transaksi jual beli antara pihak pembeli dan penjual ini harus dilunasi sebelum Akta Jual Beli (AJB) bisa diterbitkan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Bumi_Bangunan_PBB\"><\/span><strong>Pajak Bumi Bangunan (PBB)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>Pajak jual beli rumah <\/strong>ini juga menjadi kewajiban penjual. PBB sebagai <strong>pajak penjualan rumah <\/strong>harus sudah lengkap dibayarkan sebelum serah terima rumah kepada pihak pembeli. Pembayaran PBB dilakukan 1 (satu) tahun sekali dengan perhitungan sebesar 0,5% dari Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) dikali Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai dasar pengenaan pajak.<\/p>\n<p>Ada perbedaan untuk nilai rumah yang ditransaksikan, di mana rumah dengan nilai jual di bawah 1 (satu) miliar rupiah dikenakan NJKP sebesar 20%. Sedangkan untuk rumah dengan harga lebih dari (satu) miliar rupiah dibebankan NJKP sebesar 40%.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Jasa_Notaris\"><\/span><strong>Biaya Jasa Notaris<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Komponen <strong>pajak penjualan rumah <\/strong>ini dibayarkan oleh pihak penjual. Biaya ini merupakan imbal jasa Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang terdaftar di kawasan rumah yang ditransaksikan. Sudah ada standar biaya sehingga PPAT mudah menghitungnya dan sesuai dengan peraturan pemerintah yang telah ditetapkan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bea_Perolehan_Hak_atas_Tanah_dan_Bangunan_BPHTB\"><\/span><strong>Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Komponen <strong>pajak penjualan rumah <\/strong>yang disebut Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) adalah <strong>pajak jual beli rumah<\/strong> yang ditanggung oleh pihak pembeli rumah.<\/p>\n<p>Cara menghitung BPHTB adalah 5% dikalikan harga jual rumah, kemudian dikurangi dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah setempat di kawasan rumah tersebut.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Pertambahan_Nilai_PPN\"><\/span><strong>Pajak Pertambahan Nilai (PPN)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PPN adalah <strong>pajak jual beli rumah <\/strong>yang dibayar oleh pihak pembeli. Ada dua jenisnya, tergantung siapa penjualnya. Jika Anda membeli dari <em>developer <\/em>yang terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP), maka PPN yang harus dibayar nilainya sebesar 10% dari harga tanah. Pajak ini biasanya sudah termasuk dalam nilai pembelian yang Anda bayarkan.<\/p>\n<p>Jika Anda membeli dari dari pihak perorangan bukan PKP, maka <strong>pajak penjualan rumah <\/strong>ini harus Anda setor sendiri langsung ke Kantor Pajak.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bea_Balik_Nama_BBN\"><\/span><strong>Bea Balik Nama (BBN)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bea Balik Nama (BBN) adalah <strong>pajak jual beli rumah <\/strong>yang menjadi tanggungan pembeli rumah. Pajak ini timbul karena ada perubahan nama pemilik rumah pada sertifikat kepemilikan dari penjual kepada pembeli.<\/p>\n<p>Jika Anda membeli dari <em>developer <\/em><strong>pajak penjualan rumah <\/strong>ini sudah langsung diurus dan termasuk dalam total biaya yang dibayarkan. Namun jika Anda membeli rumah dari perorangan, maka Anda bisa memilih untuk mengurus BBN secara pribadi atau memakai jasa notaris terdaftar. Biayanya adalah sebesar 2% dari nilai transaksi jual beli.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pembuatan_Akta_Jual_Beli_Rumah\"><\/span><strong>Pembuatan Akta Jual Beli Rumah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk mendapatkan Akta Jual Beli rumah atau AJB, <strong>pajak jual beli rumah <\/strong>ini harus dibayar melalui PPAT atau notaris terdaftar. Biayanya sebesar 1%, namun Anda bisa negosiasikan terutama jika nilai transaksi rumah tinggi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Cek_Sertifikat_Rumah\"><\/span><strong>Biaya <a href=\"https:\/\/www.intiland.com\/id\/blog\/ketahui-cara-cek-dan-bayar-pbb-online\/\">Cek Sertifikat Rumah<\/a><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hal sederhana ini penting untuk dilakukan karena nilai transaksi jual beli rumah biasanya cukup tinggi. Dengan biaya Rp. 100.000,- Anda bisa mengecek keabsahan sertifikat rumah, untuk menghindari kekeliruan atau masalah di kemudian hari. Dengan biaya yang relatif murah ini proses jual beli rumah Anda akan lebih nyaman dan aman.<\/p>\n<p>Sekarang Anda sudah siap membuat <em>budget<\/em> untuk menghitung biaya pembelian rumah idaman. Tidak ada lagi kaget karena tidak mengetahui biaya-biaya yang berhubungan dengan <strong>pajak jual beli rumah<\/strong>, bukan?<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":16092,"template":"","categories":[48,51,52],"blog-tag":[139,163,142,129],"blog-category":[125,184],"class_list":["post-16091","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-property","category-tips-trik","blog-tag-pajak","blog-tag-pajak-rumah","blog-tag-rumah","blog-tag-sertifikat-rumah","blog-category-blog","blog-category-property"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/16091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/16091\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27638,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/16091\/revisions\/27638"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16091"},{"taxonomy":"blog-tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blog-tag?post=16091"},{"taxonomy":"blog-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/blog-category?post=16091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}