{"id":13300,"date":"2017-10-19T10:25:50","date_gmt":"2017-10-19T03:25:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.intiland.com\/?p=13300"},"modified":"2023-06-27T14:36:27","modified_gmt":"2023-06-27T07:36:27","slug":"intiland-raih-marketing-sales-rp3-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/intiland-raih-marketing-sales-rp3-triliun\/","title":{"rendered":"Intiland Raih Marketing Sales Rp3 Triliun"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Jakarta (19\/10)\u00a0\u2013 Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development\u00a0Tbk (Intiland;DILD) mengumumkan hasil kinerja penjualan sepanjang periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2017. Perseroan berhasil meraih pendapatan penjualan (<em>marketing sales<\/em>) sebesar Rp3 triliun atau setara dengan 131 persen dari target perolehan\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0tahun 2017 sebesar Rp2,3 triliun.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono menjelaskan, melonjaknya nilai\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0secara signifikan terutama didorong oleh kesuksesan perseroan meluncurkan proyek baru Fifty Seven Promenade, Jakarta. Proyek pengembangan\u00a0<em>mixed use &amp; high rise<\/em>\u00a0terpadu ini menorehkan penjualan sebesar Rp1,5 triliun, atau memberikan kontribusi sebesar 51 persen dari total\u00a0<em>marketing sales\u00a0<\/em>perseroan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cNilai\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0melonjak sebesar 115 persen dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun 2016 yang jumlahnya sebesar Rp1,4 triliun,\u201d ungkap Archied lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Ditinjau berdasarkan segmen pengembangan-\u00a0 -nya, kontribusi\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0terbesar berasal dari pengembangan\u00a0<em>mixed-use<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>high rise<\/em>\u00a0senilai Rp1,85 triliun, atau 61 persen dari keseluruhan. Penjualan dari segmen kawasan industri juga tercatat sebagai kontributor\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0terbesar berikutnya yang mencapai Rp531 miliar atau 18 persen.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Segmen pengembangan kawasan perumahan tercatat memberikan kontribusi\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0sebesar Rp343 miliar, atau 11 persen dari keseluruhan. Segmen properti investasi yang merupakan sumber pendapatan berulang (<em>recurring income<\/em>), hingga akhir 30 September 2017\u00a0 memberikan kontribusi sebesar Rp294 miliar, atau 10 persen dari keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Archied menjelaskan bahwa berdasarkan jenis sumbernya, pendapatan dari pengembangan (<em>development income<\/em>) memberikan kontribusi sangat signifikan mencapai Rp2,7 triliun, atau 90 persen dari keseluruhan. Sementara,\u00a0<em>recurring income\u00a0<\/em>yang bersumber dari penyewaan ruang kantor, ritel, pengelolaan lapangan golf, klub olah raga, pergudangan, dan fasilitas memberikan\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0sebesar Rp294 miliar atau 10 persen.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cMeskipun kontribusi\u00a0<em>recurring income<\/em>\u00a0baru sekitar 10 persen, namun nilainya melonjak 32 persen dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun lalu,\u201d ungkap Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Peningkatan\u00a0<em>recurring income<\/em>\u00a0perseroan didorong adanya naiknya kontribusi pendapatan dari penyewaan ruang perkantoran dan fasilitas, terutama yang berasal perkantoran South Quarter di Jakarta Selatan. \u201cKami melihat prospek\u00a0<em>tenant<\/em>\u00a0atau penyewa masih bagus. Saat ini okupansi baru mencapai 58 persen, sehingga berpotensi naik dan akan meningkatkan\u00a0<em>recurring income<\/em>,\u201d ujarnya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Lonjakan nilai\u00a0<em>marketing sales<\/em>\u00a0perseroan, sebagian besar ditopang oleh penjualan dari tiga proyek yakni Fifty Seven Promenade, Ngoro Industrial Park, dan kawasan perumahan Serenia Hills, Jakarta.\u00a0 Ketiga proyek ini memberikan kontribusi sebesar 74 persen atau senilai Rp2,2 triliun.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\"><b><strong>Kepercayaan Pasar<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Manajemen Intiland optimistik kondisi pasar properti nasional akan bergerak membaik tahun ini. Kebutuhan masyarakat terhadap produk properti berkualitas dan lokasinya strategis relatif masih cukup tinggi. Selama ini konsumen maupun investor dinilai cenderung hanya mengambil sikap menunggu (<em>wait and see<\/em>) untuk membeli maupun berinvestasi di sektor properti.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cRespon positif pasar pada peluncuran Fifty Seven Promenade memberikan indikasi bahwa kepercayaan konsumen mulai pulih. Produk properti yang berkualitas, punya keunggulan konsep, serta berada di lokasi strategis tetap memiliki potensi besar untuk terserap pasar,\u201d ungkapnya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Memasuki triwulan terakhir 2017, perseroan akan berfokus pada pemasaran proyek-proyek eksisting. Perseroan juga memperkuat strategi pemasaran, antara lain dengan menggelar pameran properti Intiland Expo\u201917 pada 12 sampai 15 Oktober 2017 di Jakarta dan Surprise Sundays yang berlangsung tiap akhir pekan mulai 17 September hingga 22 Oktober di Surabaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cKami terus memantau kondisi dan arah pergerakan sektor properti. Saat ini kami berfokus dulu pada proyek-proyek yang sudah berjalan,\u201d kata Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Manajemen perseroan menilai bahwa secara umum iklim pasar properti cukup kondusif. Stabilitas makro ekonomi, tren penurunan suku bunga, penetapan kepemilikan properti untuk warga negara asing, serta iklim investasi yang relatif kondusif, berpotensi menjadi katalis pertumbuhan industri properti nasional di masa depan.**<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta (19\/10)\u00a0\u2013 Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development\u00a0Tbk (Intiland;DILD) mengumumkan hasil kinerja penjualan sepanjang periode sembilan bulan yang berakhir 30<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-13300","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-press-release"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13300","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13300"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13300\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13300"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13300"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13300"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}