{"id":7173,"date":"2019-05-15T17:05:54","date_gmt":"2019-05-15T10:05:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.intiland.com\/?p=7173"},"modified":"2023-06-27T14:36:04","modified_gmt":"2023-06-27T07:36:04","slug":"intiland-gelar-rapat-umum-pemegang-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/intiland-gelar-rapat-umum-pemegang-saham\/","title":{"rendered":"Intiland Gelar Rapat Umum Pemegang Saham"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Pengembang properti PT Intiland Development Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2018. Pada RUPST yang diselenggarakan di Jakarta, 15 Mei 2019, Pemegang Saham memberikan persetujuan atas seluruh laporan dan rencana Perseroan yang tertuang dalam agenda RUPST.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2018 yang meliputi Laporan Direksi, Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan Laporan Keuangan yang berakhir 31 Desember 2018. Pemegang saham juga memberikan persetujuan untuk penggunaan laba bersih tahun 2018 senilai Rp203,7 miliar.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Archied Noto Pradono\u00a0Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland mengungkapkan\u00a0bahwa dari perolehan laba bersih tersebut, sebesar Rp20,7 miliar\u00a0dialokasikan untuk dividen\u00a0atau\u00a0senilai\u00a0Rp2 per saham. Nilai dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham tersebut setara\u00a010,2\u00a0persen dari perolehan laba bersih Perseroan tahun 2018.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span>\u201cSisanya sebesar\u00a0Rp180,9 miliar\u00a0ditetapkan\u00a0sebagai laba ditahan\u00a0dan sebesar\u00a0Rp2 miliar sebagai cadangan wajib,\u201d ungkap Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Perseroan juga mendapatkan persetujuan RUPST atas penyesuaian pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan perihal Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha untuk disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Perubahan ini sehubungan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik dan Pengumuman Bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Pada agenda RUPST yang lain, Pemegang Saham memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik. Selain itu, RUPST juga menyetujui penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan pelimpahan wewenang Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Berkaitan dengan hasil pencapaian 2018,\u00a0Archied\u00a0mengungkapkan bahwa Perseroan cukup berhasil mempertahankan kinerja usaha di tengah kondisi pasar properti yang belum kondusif. Perseroan menilai tingkat permintaan pasar terhadap produk properti relatif tidak mengalami pertumbuhan secara signifikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cKondisi\u00a0sektor properti\u00a0masih cukup berat dan\u00a0belum\u00a0kembali kondusif. Tapi kami percaya peluang tetap ada dengan fokus pada segmen-segmen pengembangan yang memberi ruang untuk menciptakan pertumbuhan usaha,\u201d kata Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Di tengah tantangan yang terjadi di industri properti, Perseroan pada tahun lalu membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,6 triliun, atau naik sebesar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,2 triliun. Laba usaha dan laba bersih tercatat mencapai Rp327 miliar dan Rp203 miliar atau masing-masing mengalami penurunan sebesar 5,2 persen dan 31,6 persen.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cPenurunan kinerja profitabilitas terutama disebabkan oleh menurunnya margin laba kotor \u00a0dan tingginya beban bunga,\u201d\u00a0\u00a0ungkap Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Berdasarkan hasil laporan keuangan triwulan I yang berakhir 31 Maret 2019, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp887,6 miliar, atau naik sebesar 25 persen dibandingkan triwulan I 2018 yang mencapai Rp709,2 miliar. Laba usaha dan laba bersih Perseroan tercatat mencapai Rp156 miliar dan Rp48 miliar.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Perseroan melihat tantangan yang dihadapi para pelaku di industri properti tahun ini masih cukup berat. Dibutuhkan terobosan-terobosan yang efektif untuk mempertahankan kinerja usaha, baik dari aspek strategi ekspansi, manajemen konstruksi, pemasaran dan penjualan, hingga aspek pengelolaan biaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Menghadapi kondisi tersebut, salah satu fokus Perseroan adalah terus berupaya mencari terobosan untuk menjaga kinerja penjualan. Perseroan telah menempuh dan menyiapkan sejumlah strategi kunci sebagai upaya untuk mengantisipasi tantangan dan arah perubahan pasar properti.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Salah satu upaya yang ditempuh Perseroan adalah fokus pada pengembangan proyek-proyek yang sedang berjalan. Perseroan berusaha meningkatkan penjualan inventori atau stok unit produk yang terdapat di semua proyek pengembangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cPenjualan di tiga bulan pertama tahun ini masih cukup berat dan kami belum merasakan adanya tren perubahan minat beli dari konsumen dan investor. Tapi kita akan terus berusaha untuk mendorong penjualan lewat berbagai terobosan,\u201d ungkap Archied lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Kondisi ini juga tercermin pada hasil kinerja penjualan\u00a0perseroan yang diraih di\u00a0sepanjang triwulan I 2019. Perseroan tercatat membukukan\u00a0pendapatan penjualan (<em>marketing sales<\/em>) Rp254,2 miliar, atau sekitar 10,2 persen dari target tahun\u00a0ini\u00a0sebesar\u00a0Rp2,5 triliun.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Untuk mengejar target penjualan, ungkap Archied, Perseroan akan memprioritaskan pada penjualan proyek-proyek hunian, baik yang berasal dari pengembangan kawasan perumahan maupun apartemen. Perseroan saat ini memiliki sejumlah pengembangan proyek hunian yang diproyeksikan dapat memberikan kontribusi penjualan cukup signifikan di tahun ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Pada segmen pengembangan kawasan perumahan, perseroan mengandalkan penjualan unit rumah dari proyek Serenia Hills dan Talaga Bestari di Jakarta serta Graha Natura di Surabaya. Sementara untuk pengembangan apartemen, perseroan masih mengandalkan penjualan dari lima proyek apartemen yakni 1Park Avenue, Fifty Seven Promenade, dan Regatta di Jakarta serta Graha Golf dan The Rosebay di Surabaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cPenjualan dari proyek-proyek residensial, khususnya pengembangan kawasan perumahan masih relatif stabil dan bisa diandalkan. Kalau untuk apartemen, kami akan fokus pada penjualan unit-unit stok,\u201d kata Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\"><b><strong>Program Promo Terpadu<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Perseroan memiliki sejumlah rencana pengembangan proyek-proyek baru untuk meningkatkan penjualan. Namun demikian, Perseroan masih akan menunggu momentum terbaik dan adanya tren perubahan pasar untuk meluncurkan proyek-proyek baru tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cTahun ini kami masih condong mempertahankan langkah konservatif untuk pengembangan baru, khususnya untuk proyek-proyek\u00a0<em>high-rise<\/em>, seperti apartemen atau perkantoran. Kami perlu mencermati daya serap pasar, perubahan minat beli konsumen, hingga aspek pembiayaan perbankan. Tapi kalau untuk penjualan, kami akan lebih agresif lewat program-program promo yang menarik dan menguntungkan bagi konsumen maupun investor,\u201d ujarnya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Perseroan juga telah meluncurkan program kampanye pemasaran bertema #LivingConnected sejak bulan Maret 2019. Program #LivingConnected merupakan gerakan kampanye untuk membangun\u00a0kesadaran publik untuk meningkatkan kualitas hidup dengan tinggal di kawasan dekat transportasi publik, khususnya bagi warga di Jakarta dan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Kehadiran beragam moda transportasi modern, seperti Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT), maupun bus Transjakarta diyakininya membawa perubahan, seperti\u00a0memudahkan konektivitas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatdalam jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Perseroan\u00a0berpartisipasi\u00a0secara pro-aktif dan mengantisipasi dinamika tersebut\u00a0dengan menghadirkan\u00a0sejumlah produk propertihunian dan perkantoran\u00a0terbaik\u00a0yang dilalui jalur MRT\u00a0maupun moda transportasi modern lainnya.\u00a0Perseroan merasa adanya integrasi\u00a0moda\u00a0transportasi\u00a0publik\u00a0yang\u00a0modern dan\u00a0memadai,\u00a0mutlak diperlukan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cKami berusaha menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan proyek-proyek properti yang menawarkan kemudahan mobilitas dan konektivitas masyarakat dalam beraktifitas,\u201d ujarnya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Menjadi bagian dari kampanye #LivingConnected, Perseroan meluncurkan program promo \u201cStay On The Blue Line\u201d.\u00a0 Program ini memberikan penawaran spesial dan keunggulan properti-properti Intiland yang lokasinya dilintasi dan dekat dengan fasilitas MRT.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Terdapat tujuh pengembangan proyek Intiland yang lokasinya dilintasi atau berdekatan jalur MRT. Proyek-proyek tersebut meliputi kawasan perkantoran terpadu South Quarter, Poins Square, Serenia Hills dan South Grove yang lokasinya dekat stasiun Fatmawati dan Lebak Bulus. Sementara\u00a0apartemen 1Park Avenue yang lokasinya tidak terlalu jauh dari stasiun Blok M.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Selain proyek-proyek tersebut, Perseroan juga mengembangkan\u00a0Fifty Seven Promenade\u00a0yang meliputi\u00a0apartemen, perkantoran, dan ritel\u00a0di kawasan Thamrin berdekatan dengan stasiun Bunderan Hotel Indonesia dan stasiun Sudirman. Pengembangan lainnya yakni gedung perkantoran\u00a0Intiland Tower\u00a0yang persis bersebelahan stasiun Bendungan Hillir.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">\u201cLokasi proyek-proyek tersebut relatif dekat dengan stasiun MRT dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Ini akan menjadi investasi terbaik saat ini dan di masa depan,\u201d ujar Archied.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">Perseroan percaya kehadiran fasilitas\u00a0MRT dan moda transportasi modern lainnya\u00a0memberi pengaruh terhadap budaya dan kebiasaan serta\u00a0mampu mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih teratur.\u00a0Dari sisi investasi, proyek-proyek properti yang berdekatan dengan fasilitas transportasi publik memiliki ruang lebih lebar untuk mendapatkan peningkatan nilai dan investasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-size: 14px;\">***<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengembang properti PT Intiland Development Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2018. Pada RUPST yang<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":13741,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7173","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-press-release"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7173"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7173\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.intiland.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}