Jakarta, (06/06) – Aeropolis salah satu proyek pengembangan terpadu PT Intiland Development Tbk menggelar program “Aeropolis Bagi-Bagi Hadiah.”  Program ini merupakan wujud apresiasi perseroan kepada para konsumen yang telah mempercayakan investasinya dengan membeli unit-unit produk Aeropolis.

Program Aeropolis Bagi-Bagi Hadiah digelar mulai 15 April hingga 5 Juni 2015. Para konsumen yang membeli unit-unit produk Aeropolis pada periode tersebut mendapat kesempatan untuk memenangkan hadiah berupa dua mobil dan sepeda motor. Pengundian hadiah dilakukan pada 6 Juni 2015 di area marketing office Aeropolis.

Direktur proyek Aeropolis, Didik Riyanto menyatakan bahwa konsumen memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kemajuan perusahaan. Perusahaan sangat berterima kasih kepada para konsumen yang selama ini loyal membeli produk-produk Intiland selama ini.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada para konsumen Aeropolis melalui program ini. Selama ini konsumen memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Aeropolis, sehingga menjadi salah satu kawasan terpadu yang bersinergi dengan bandara,” kata Didik.

Perseroan berkomitmen mengembangkan Aeropolis menjadi kawasan yang bersinergi dengan bandara internasional Soekarno Hatta. Kawasan terdiri dari sejumlah tipe pengembangan yang mendukung aktivitas bandara seperti hunian, perkantoran, ritel, dan kargo.

Semenjak diluncurkan pada 2011, Aeropolis mendapat sambutan yang cukup baik dari pasar. Perseroan telah berhasil memasarkan lebih dari 4.000 unit hunian, perkantoran, ritel, maupun pergudangan. Pada tahun lalu perseroan berhasil memasarkan 1.635 unit yang meliputi residensial, perkantoran, ritel, dan pergudangan.

Aeropolis adalah salah satu pengembangan skala besar dan jangka panjang yang signifikan bagi perseroan. Sejak triwulan akhir 2014 sampai dengan saat ini perseroan telah meluncurkan sejumlah pengembangan baru seperti kawasan pergudangan Aeropolis Technopark, apartemen Onyx Residence, dan Boutique Hotel.

Menurut Didik, pesatnya perkembangan bandara menjadi salah satu katalisator perkembangan Aeropolis. Salah satu kebutuhan dasar sebuah kawasan di sekitar bandara adalah penyediaan fasilitas hotel. Mengantisipasi tren tersebut, perseroan telah mengembangkan Boutique Hotel di kawasan Aeropolis.

Pengembangan baru ini terdiri dari empat blok bangunan hotel dan setiap blok terdiri dari dua tower hotel setinggi enam lantai. Setiap tower memiliki 75 unit kamar yang terdiri dari tiga tipe ukuran kamar yaitu 12,2 meter persegi, 13 meter persegi dan 16,2 meter persegi. Luas total bangunan per tower mencapai 1.024 meter persegi.

“Perkembangan kawasan bandara yang pesat menghadirkan banyak aktivitas bisnis dan lainnya. Aeropolis hadir dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan mengakomodasi gaya hidup dinamis masyarakat di bandara dan sekitarnya,” tambah Didik.

Boutique Hotel diproyeksikan menambah jumlah kamar hotel di Aeropolis sebanyak 600 kamar. Pengembangan baru ini telah melakukan pemasaran semenjak semester II 2014, hingga saat ini telah berhasil terjual dua tower.

Sebelumnya perseroan telah meluncurkan sejumlah produk hunian, perkantoran, ritel, pergudangan, perseroan menambah portofolio produk hunian baru yakni apartemen Onyx Residence. Dari tiga tower apartemen Onyx Residence, perseroan baru meluncurkan dua tower yakni Amethyst dan Beryl yang masing-masing memiliki ketinggian delapan lantai.

Perseroan menyadari bahwa tingkat kebutuhan hunian apartemen di kawasan sekitar bandara cukup tinggi. Gejala tersebut dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang membeli produk-produk apartemen yang telah diluncurkan sebelumnya di Aeropolis. Target konsumen ini adalah masyarakat yang beraktivitas maupun bekerja di bandara, sehingga membutuhkan tempat tinggal yang dekat dengan pusat aktivitas mereka.