Cara Tepat Isolasi Mandiri di Rumah

Sedang menjalani  isolasi mandiri di rumah (isoma) ? Bingung dan resah dengan kondisi kesehatan diri dan keluarga, apalagi saat mendengar banyak kasus isolasi di rumah yang berakhir kurang kurang baik? Belum lagi kebingungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mulai dari makanan hingga kebutuhan rumah tangga lainnya kebutuhan rumah tangga lainnya. Plus berbagai masalah lain yang seakan-akan terus muncul terus muncul saat menjalani isoman. Pilihannya adalah membiarkan kegelisahan menyelimuti pikiran Anda atau mencari solusi cerdas tentang tips-tips  solusi cerdas tentang tips-tips menjalani isolasi mandiri di rumah secara  secara benar agar lekas sembuh, seperti pada artikel berikut ini:

Protokol Utama Cara Isolasi Mandiri di Rumah

Hal pertama yang harus dilakukan saat mulai menjalankan menjalankan isolasi mandiri di rumah adalah segera lapor lapor ke puskesmas terdekat, terutama jika kasus Anda belum diketahui. Langkah Langkah ini penting agar Anda mendapat pemantauan kesehatan secara intensif secara intensif dari pihak puskesmas dan juga membantu dalam proses tracing.

Lakukan Lakukan isolasi di rumah bila Anda tidak bergejala, atau hanya memiliki gejala ringan saat terpapar Covid-19.  saat terpapar Covid-19. Bila kondisinya kondisinya tidak memungkinkan, jangan ragu untuk mencari layanan kesehatan layanan kesehatan terdekat seperti puskesmas, seperti puskemas atau rumah sakit untuk mendapat penanganan terbaik.

Nah, agar proses isolasi di rumah berjalan dengan maksimal, tak ada salahnya mengikuti  tak ada salahnya langkah-langkah berikut ini:

1. Tetap di rumah saja

Sesuai namanya, cara isolasi mandiri di rumah berarti Anda tidak bepergian ke luar rumah dan fokus pada upaya penyembuhan  dan fokus pada upaya penyembuhan. Bila ada keperluan ke luar rumah seperti membeli makanan atau obat-obatan, mintalah bantuan orang lain untuk membelikan, atau dapat dengan menggunakan aplikasi layanan online.

2. Sediakan ruang terpisah dengan anggota keluarga yang lain

Cara isolasi mandiri di rumah apabila Anda memiliki anggota keluarga lain adalah dengan tetap berada dalam ruangan yang terpisah. Bila harus berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya, pergunakan masker. Satu hal lagi, pastikan ruangan isolasi dan seluruh area rumah memiliki sistem ventilasi yang baik untuk memastikan udara segar dan cahaya matahari dapat masuk dengan leluasa. Desain rumah yang apik apik dengan sistem ventilasi udara yang baik udara yang baik, dapat ditemukan di semua proyek  properti properti Intiland.Desain-desain huniannya dirancang  Desain-desain huniannya dirancang sangat mendukung upaya menjaga kesehatanketika menghadapi ketika menghadapi kondisi tertentu saat harus isolasi di rumah.

3. Jaga kebersihan diri dan rumah

Jagalah kebersihan diri dan pergunakan peralatan makan dan minum dan minum sendiri. Jangan mencampurnya mencampurnya dengan peralatan peralatan orang lain. Cuci tangan dengan sabun dan siapkan

hand sanitizer di berbagai area yang mudah terjangkau. Bersihkan rumah dengan disinfektan untuk hasil bersih maksimal.

4. Konsumsi makanan bergizi dan suplemen vitamin yang sesuai

Ketika menjalankan Ketika menjalankan isolasi mandiri di rumah, jangan lupa jangan lupa mengkonsumsi makanan sehat serta suplemen vitamin yang sesuai agar mempercepat proses penyembuhan. agar mempercepat proses penyembuhan. Suplemen vitamin yang dianjurkan adalah vitamin C, D, E dan Zinc. Anda bisa membelinya secara mandiri atau mendapatkannya dari puskesmas terdekat. Inilah salah satu keunggulan hunian proyek Intiland. Lokasinya yang strategis dan umumnya dekat dengan penyedia layanan kesehatan membuat proses distribusi obat dan vitamin menjadi lebih mudah dan lancar. 

5. Jaga pola tidur

Ingat, tubuh Anda saat ini sedang berperang melawan penyakit. Berikan amunisi yang cukup dengan cara beristirahat yang cukup.Menjaga kualitas tidur mutlak dibutuhkan di masa proses penyembuhan.  Menjaga kualitas tidur mutlak dibutuhkan di masa proses penyembuhan.  

6. Berjemur

Jangan lupa untuk berjemur ya. Berjemur mampu membantu tubuh memproduksi vitamin D untuk melawan inflamasi yang rentan terjadi akibat serangan Covid-19.

7. Lakukan pemeriksaan mandiri secara rutin

Pemeriksaan mandiri ini berupa pengukuran suhu dan mengukur kadar oksigen dalam darah dengan menggunakan menggunakan oximeter. Kadar oksigen yang normal adalah di atas 90. Bila kadar oksigen berada di bawah angka 90 atau bila Anda merasa sesak napas, segera berikan oksigen tambahan, atau melakukan proning. Jika tidak membaik, segeralah hubungi pusat layanan kesehatan terdekat. Jika tidak membaik, segeralah hubungi pusat layanan kesehatan terdekat. 

Waktu Isolasi

Berapa lama masa isolasi di rumah? Tata cara Tata cara isolasi mandiri di rumah yang berlaku yang berlaku di Indonesia mengikuti standar:

  • Tanpa gejala, 10 hari
  • Dengan gejala ringan, 10 hari isolasi + 3 hari isolasi tanpa gejala
  • Dengan gejala berat, 10 hari isolasi + 3 hari isolasi tanpa gejala + 1 kali hasil negatif tes PCR.

Satu hal lagi sebagai bagian dari cara isolasi mandiri di rumah adalah dengan manajemen stress. Lakukan hal-hal produktif yang menenangkan hati. Hindari melihat berita-berita negatif yang dapat membuat pikiran menjadi resah dan justru dapat membuat kondisi badan semakin menurun menurun. Jaga semangat agar lekas sehat dan dapat beraktivitas kembali seperti semula.