Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Memperlancar Proses KPR

Syarat KPR rumah

Dalam tulisan sebelumnya mengenai Cara Investasi Properti Yang Cerdas, kami telah memberikan tips dalam membeli rumah atau apartemen yang tepat di antaranya menemukan pengembang yang tepat, memilih lokasi properti dan diversifikasi.

Setelah Anda melakukan semua “pekerjaan rumah” yang tertera dalam artikel tersebut, langkah berikutnya adalah membelinya. Mayoritas calon pembeli akan mengambil Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) karena pembelian properti secara tunai dianggap dapat mengganggu arus kas. Sebelum membeli atau mengajukan, Anda bisa melakukan simulasi KPR terlebih dahulu.

KPR lebih dipilih pembeli properti untuk menyesuaikan dengan cash flow atau arus pendapatan mereka. Dengan pembayaran rutin yang terjangkau, para pembeli bisa mendapatkan rumah idaman dengan lebih mudah.

Banyak bank pemerintah maupun swasta yang menawarkan program KPR dengan fasilitas dan bunga yang menarik. Selain syarat KPR dari bank, Anda perlu membandingkan juga kenyamanan dalam bertransaksi. Misalnya, menggunakan jasa bank yang sama dengan bank tempat Anda menyimpan dana atau melakukan transaksi harian. Biaya administrasi pengajuan dan pilihan jangka waktu sebagai syarat KPR rumah juga perlu dijadikan pertimbangan. Simulasi KPR juga membantu dalam menentukan pilihan Anda.

Apa saja yang perlu Anda siapkan sebelum mengajukan KPR? Berikut adalah syarat pengajuan KPR rumah yang wajib Anda ketahui.

WNI dengan Legalitas yang Terverifikasi

Siapkan identitas diri yang lengkap dan terverifikasi. Perlu diketahui, syarat KPR rumah lainnya adalah sudah menikah atau berusia minimal 21 tahun.

Syarat pengajuan KPR rumah selengkapnya:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik suami dan istri
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi Akte Nikah
  • Surat Keterangan Kerja (asli) dan slip gaji
  • SK Pengangkatan Pegawai terbaru (asli) atau Kartu Taspen bagi PNS (asli)
  • Ijazah terakhir (asli)
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Pribadi / SPT PPH 21
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (tergantung persyaratan dari pemberi kredit)

Menyertakan Slip Gaji dan Keterangan Utang

Slip gaji atau bukti penghasilan mutlak diperlukan sebagai syarat KPR rumah. Mintalah salinan dari perusahaan Anda jika dibutuhkan. Sebaiknya, Anda juga memberitahu pihak bank jika masih ada cicilan lain yang sedang berjalan agar kredit bisa lebih mudah disetujui dengan mempertimbangkan nilai yang diajukan.

Dokumen finansial lain sebagai syarat KPR rumah adalah NPWP dan laporan pajak. Bank akan lebih mudah memberikan kredit kepada konsumen yang membayar tagihan tepat waktu. Simulasi KPR membutuhkan data ini untuk mengeluarkan perkiraan nilai kredit.

Wawancara Pengambilan Kredit

Selain memeriksa data pribadi dan keuangan yang dibutuhkan, pihak bank juga akan memanggil Anda untuk wawancara lebih lanjut. Berikan jawaban yang jujur dan tenang untuk meyakinkan mereka. Bank memberikan syarat KPR agar yakin Anda membayar pinjaman tepat waktu. Anda bisa melewati proses ini lebih mudah jika sudah mencoba simulasi KPR yang disediakan.

Pembayaran Pertama

Syarat pengajuan KPR rumah diberikan oleh pengembang. Biasanya, pengembang meminta pembayaran uang muka (down payment/DP) 30 persen di luar biaya tambahan lain seperti biaya survei, provisi bank, administrasi kredit dan juga pajak. Namun, ada juga pengembang yang menentukan DP lebih rendah. Dengan simulasi KPR, Anda akan terbantu dalam menentukan jumlah kredit yang bisa diperoleh.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Memperlancar Proses KPR

Setelah Anda mengetahui syarat pengajuan KPR rumah, simak beberapa tips di bawah untuk proses pengajuan yang lebih mudah untuk mendapatkan persetujuan bank. Beberapa di antara syarat KPR rumah ini bisa menyebabkan penolakan jika diabaikan. Sebaiknya Anda mencoba beberapa simulasi KPR untuk memuluskan proses mendapatkan rumah impian Anda.

Batas Usia Pengaju KPR

Syarat pengajuan KPR rumah dari bank untuk batas usia pengaju KPR adalah 21 – 55 tahun. Usia pada akhir pengajuan kredit tidak boleh melebihi 55 tahun, jadi usia Anda sekarang ditambah dengan jangka waktu pinjaman tidak boleh melebihi angka ini.

Jangka waktu KPR yang umum adalah 15 tahun. Jika Anda ingin mengambil jangka waktu terpanjang ini maka maksimal usia saat pengambilan kredit adalah 40 tahun, karena saat KPR selesai Anda berusia 55 tahun. Jika Anda berusia lebih dari 40 tahun maka syarat KPR rumah bisa dipenuhi dengan mengambil jangka waktu lebih pendek, asalkan tidak melebihi batas usia maksimal pada akhir masa KPR.

Kelengkapan Dokumen

Melengkapi dokumen terdengar sederhana. Namun, jika mengabaikannya dapat mengakibatkan kerugian waktu dan biaya. Lengkapi dokumen pribadi, keterangan penghasilan, dan data rumah yang diajukan sebagai syarat KPR rumah. Kriteria penting adalah warga negara Indonesia yang memiliki penghasilan tetap dan telah bekerja selama minimal 2 tahun. Ingat, Anda hanya akan mendapatkan maksimal 80-90 persen dari nilai rumah atau properti.

Pengajuan Anda akan lebih cepat jika membeli properti dari pengembang yang sudah terdaftar di bank pemberi KPR karena legalitas pengembang sudah diperiksa.

Lolos BI Checking

Ini adalah kriteria lulus pengajuan KPR yang penting. Pastikan catatan kredit Anda bersih dari tunggakan atau kredit macet. Jika diperlukan, Anda bisa meminta data ini dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kota Anda. Bawa KTP Anda ke kantor terdekat dan “bersihkan” catatan yang ada dengan membayarnya.

BI Checking adalah syarat pengajuan KPR rumah yang utama dari bank dalam meloloskan pengajuan kredit. Walaupun telah melakukan simulasi KPR, catatan yang tidak bersih akan menolak pengajuan.

Penghasilan yang Dapat Dibuktikan

Mintalah slip gaji asli jika Anda seorang karyawan dan lebih baik lagi jika ada keterangan lama bekerja. Simulasi KPR untuk karyawan lebih mudah karena penghasilan yang sama setiap bulannya.

Bagi pengusaha, Anda harus memberikan mutasi rekening koran terkini. Akan lebih meyakinkan jika dalam laporan tersebut ada aliran dana masuk yang rutin yang bisa membuktikan kalau usaha Anda memiliki aliran dana yang sehat dan menguntungkan. Yang penting untuk pihak bank ketahui adalah sumber dana pembayaran kredit Anda.

Pembayaran DP

Seperti yang sudah ditulis di atas, DP rumah minimal 30 persen dan harus Anda bayar sebagai syarat KPR rumah sebelum bank mau mencairkan dana. Lakukan simulasi KPR dan persiapkan pmbayaran DP terlebih dahulu. Bank akan meminta bukti pelunasan DP rumah sebagai persyaratan mereka.

Kesimpulan

Memiliki rumah impian adalah idaman setiap orang. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan mengajukan KPR. Pengajuannya tidak terlalu sulit. Ambillah simulasi KPR dan perhatikan syarat pengajuan KPR rumah yang ada dan ikuti prosesnya dengan seksama. Kebanyakan KPR tidak disetujui karena kesalahan dari pengaju itu sendiri.

Semoga tips mengenai syarat KPR rumah di atas membantu Anda mempercepat dapat rumah impian!