Press Release

Kerjasama Intiland dan GIC Kembangkan South Quarter

Jakarta, Singapore (03/04) – Intiland dan GIC menjalin kerjasama strategis berupa joint venture dengan komposisi 60-40 persen untuk kepemilikan dan pengelolaan kawasan perkantoran terpadu South Quarter.

Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan joint venture antara kedua belah pihak pada bulan November 2016*.

South Quarter merupakan lokasi favorit sejumlah perusahaan multinasional. Pada 2016, proyek ini meraih penghargaan sebagai Best Office Architectural Design dalam ajang South East Asia Property Awards. South Quarter juga berhasil meraih sertifikasi Gold berdasarkan penilaian desain dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Kawasan perkantoran South Quarter berdiri di atas lahan seluas 7,2 hektar di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. Lokasi ini sangat strategis dengan akses mudah ke jalur tol bandara Soekarno-Hatta dan merupakan jalur yang dilewati MRT (Mass Rapid Transportation). Pembangunan jalur MRT ditargetkan selesai pada 2018. Koridor TB Simatupang merupakan kawasan bisnis favorit bagi sejumlah perusahaan nasional maupun multinasional dari beragam industri.

Intiland menyelesaikan pengembangan tahap I South Quarter pada 2015. Pengembangan ini terdiri dari tiga menara perkantoran setinggi 20 lantai dengan luas 123.000 meter persegi yang dilengkapi fasilitas ritel pendukung seluas 12.500 meter persegi. Melalui kerjasama dengan GIC, Intiland akan mengembangkan South Quarter tahap II. Pengembangan ini terdiri dari dua menara kondominium dan rencananya akan diluncurkan pada triwulan IV 2017.

“Kami selalu membuka peluang kerjasama strategis dengan pihak-pihak yang memiliki filosofi dan target pertumbuhan yang sejalan. Joint venture ini memiliki nilai strategis untuk mensinergikan kekuatan dan pengalaman untuk mengembangkan properti kelas dunia. Kerjasama ini juga turut memperkuat neraca keuangan dan pengembangan proyek kami,” ungkap Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland.

Lee Kok Sun, Chief Investment Officer dan Region Head Asia untuk GIC Real Estate menambahkan, “Kami yakin dengan potensi pertumbuhan jangka panjang Indonesia, hal ini berkaitan dengan letak demografis Indonesia yang strategis dan perbaikan struktur yang berkelanjutan. Sebagai investor jangka panjang, kami percaya pada kualitas dan lokasi kawasan terpadu South Quarter akan memberi nilai lebih pada portofolio perusahaan. Kami antusias untuk bekerjasama dengan Intiland, salah satu pengembang properti termuka di Indonesia yang memiliki rekam jejak yang positif di pengembangan hunian dan perkantoran.” ***

 

-Selesai-

 

*Transaksi ini masih dalam proses penelaahan KPPU.                             

 

Tentang Intiland

Intiland adalah pengembang properti terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia sejak 1991, Intiland dikenal sebagai inovator dan penggagas trend di industri properti Indonesia. Dalam beberapa tahun, Intiland mengembangkan banyak gedung yang menjadi ikon nasional, melalui Intiland Tower dua gedung kebanggaan di Jakarta dan Surabaya yang dirancang oleh Paul Rudolph dan The Regatta, kondominium tepi pantai yang mewah di Pluit, Jakarta Utara yang dirancang oleh Tom Wright (perancang Burj Al Arab). Pengembangan kawasan pemukiman utama di Surabaya, Graha Famili telah menjadi salah satu kawasan perumahan paling prestisius. Saat ini, Intiland memiliki portofolio produk properti beragam, termasuk kawasan pemukiman, gedung perkantoran, apartemen, pengelolaan gedung, kawasan industri, serta pengelolaan sarana olah raga dan golf. Intiland telah menjadi pengembang properti dengan konsep gaya hidup yang terkemuka.

 

Tentang GIC

GIC adalah lembaga investasi global terdepan dengan total aset dikelola lebih dari USD100 juta. Didirikan tahun 1981, GIC merupakan lembaga pengelola cadangan devisa negara yang dibentuk oleh pemerintah Singapura dengan tujuan menguatkan masa depan keuangan negara. Sebagai investor jangka panjang, GIC mengelola investasi dengan jenis aset beragam mencakup real estat, private equity, ekuitas, dan pendapatan tetap. GIC menjangkau lebih dari 40 negara dan telah masuk ke pasar investasi negara-negara berkembang selama lebih dari dua dekade. Berbasis di Singapura, GIC memiliki 1.300 karyawan di 10 kantor cabang di pusat-pusat keuangan dunia. Informasi lebih lanjut mengenai GIC, kunjungi www.gic.com.sg