Konsep Rumah Terbuka yang Perlu Anda Ketahui

konsep rumah terbuka

Konsep rumah terbuka telah menjadi tren arsitektur yang dominan sejak sekitar tahun 1990. Konsep ini dipakai dalam banyak proyek renovasi besar rumah-rumah tua, yang tujuannya untuk menggabungkan dapur dan ruang makan, ruang makan dan ruang tamu, atau ketiganya menjadi semacam ruang hidup bersama atau “ruang besar”.

Konsep rumah terbuka atau open floor plan dalam arsitektur perumahan mengacu pada tempat tinggal di mana dua atau lebih ruang umum digabung untuk membentuk satu ruangan yang lebih besar dengan menghilangkan dinding partisi.

Konfigurasi Desain Rumah Terbuka

Desain rumah terbuka bukan berarti semua kamar terhubung, namun juga tidak berarti antar kamar tidak ada penghalang sama sekali. Desain rumah terbuka hanya diaplikasikan untuk area umum. Ini tidak termasuk kamar mandi, ruang rias, kamar tidur, dan kantor rumah. Desain rumah terbuka paling sering melibatkan beberapa kombinasi dapur, ruang makan, dan ruang tamu.

  • Dapur dan ruang makan
    Seringkali dapur dan ruang makan berbagi satu ruang yang sama. Terkadang kitchen island (bisa berupa meja bar atau meja persiapan memasak dengan beberapa laci) bertindak sebagai garis pemisah visual antara dua area tersebut.
  • Ruang makan dan ruang tamu
    Ruang makan dan ruang tamu menempati satu area bersama. Garis pemisah visual bisa berupa tangga pendek, dua warna cat berbeda, tangga menuju ke area yang lebih rendah, atau pegangan tangan (handrail).
  • Dapur / ruang makan / ruang tamu
    Ketiga area ini dapat dihubungkan di ruangan besar yang sangat besar, sering kali dengan langit-langit berkubah.

konsep rumah terbuka

Lokasi: Talaga Bestari, Tangerang

Keuntungan dari Desain Rumah Terbuka

Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan konsep rumah terbuka.

  • Arus lalu lintas yang lebih baik
    Tanpa pintu untuk membuka dan menutup dan tidak ada dinding untuk menghalangi lalu lintas, orang dapat bergerak dalam ruangan tanpa hambatan.
  • Sosialisasi dan komunikasi yang lebih baik
    Anda dapat berbicara satu dengan yang lain di seluruh ruangan tanpa terhalang batasan dinding.
  • Cahaya bersama
    Ruangan-ruangan dalam rumah yang dulunya tanpa jendela kini mendapatkan cahaya alami dari jendela di dinding eksterior.
  • Meningkatkan nilai properti
    Dalam banyak kejadian, calon pembeli sangat menginginkan konsep rumah terbuka dan akan meningkatkan nilai jual rumah.
  • Lebih mudah untuk mengawasi anak-anak
    Anda dapat dengan mudah mengawasi anak-anak di ruang tamu sambil memasak di dapur atau menata meja makan.
  • Fleksibilitas tata letak
    Lebih mudah untuk menata ulang perabotan dan mengubah layout ruangan untuk menciptakan suasana berbeda karena tidak ada dinding dan partisi.
  • Ruang bisa multifungsi
    Dengan konsep rumah terbuka, ruangan open space dapat berfungsi sebagai ruang keluarga, ruang rekreasi, kantor rumah, atau ruang hiburan tergantung kebutuhan Anda saat itu.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dari Desain Rumah Terbuka

Desain rumah terbuka memiliki banyak keuntungan, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya dari segi efisiensi dan estetika. Mari kita lihat beberapa di antaranya.

  • Membutuhkan daya lebih untuk menghangatkan dan mendinginkan ruangan
    Ruangan bagus dengan langit-langit tinggi sering kali merupakan penguras energi, terutama jika dinding luarnya dilengkapi dengan jendela besar. Konsep rumah tradisional memungkinkan Anda untuk menghangatkan atau mendinginkan ruangan tertentu saja, namun konsep rumah terbuka mengharuskan ruangan dihangatkan atau didinginkan seluruhnya. Tentu saja ini akan memakan energi lebih banyak untuk melakukannya.
  • Biaya konstruksi ekstra
    Tanpa dinding partisi, konsep rumah terbuka bergantung pada baja atau balok berlapis sebagai penopang. Ini membuat biaya konstruksinya lebih tinggi.
  • Kontrol suara yang minim
    Tanpa dinding partisi untuk memblokir kebisingan, rumah dengan konsep terbuka bisa jadi sangat bising.
  • Beberapa area bisa terlihat berantakan
    Salah satu keuntungan dari konsep rumah tradisional adalah membatasi perabotan dan aksesoris pada ruang yang ditentukan. Konsep rumah terbuka perlu disiplin lebih untuk menaruh barang yang yang perlu saja.
  • Kurang privasi
    Konsep rumah terbuka bagus untuk kegiatan sosial, tetapi membuatnya sulit untuk menemukan ruang yang tenang sebagai tempat membaca atau belajar.

Sekarang Anda sudah tahu banyak tentang konsep rumah terbuka. Semoga Anda mendapatkan ide-ide baru untuk menata rumah dengan cara ini. Jadikan rumah Anda tempat terbaik untuk keluarga.