Jakarta, 18/11 – Pengembang properti nasional PT Intiland Development Tbk meraih dua penghargaan bergengsi sehubungan dengan pengembangan proyek dan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Diperolehnya dua penghargaan ini menjadi wujud apresiasi kepada perseroan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development.

Intiland meraih penghargaan sebagai “Perusahaan Baik” di ajang Indonesia Social Responsibility Award 2014 yang digelar di Jakarta, Senin 17 November 2014.  Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai memiliki komitmen dan berhasil menjalankan aksi kepedulian sosial secara nyata pada bidang pendidikan, lingkungan, atau sosial.

Intiland memperoleh penghargaan ini sehubungan dengan salah satu program CSR yang dijalankan yaitu pendirian sekolah perhotelan Intesa School of Hospitality di Yogyakarta. Sekolah yang didirikan melalui Yayasan Intiland ini menjadi bentuk dedikasi kongkrit dalam rangka menyediakan kesempatan belajar dan lapangan kerja bagi anak-anak muda. Intesa juga menyediakan beasiswa bagi siswa-siswa berprestasi dan  dari keluarga yang kurang mampu.

“Kami bangga sekaligus memberikan apresiasi atas terselenggaranya ajang penghargaan ini. Semoga makin banyak perusahaan atau lembaga yang berkomitmen melaksanakan sustainable development dan aksi kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Theresia Rustandi, corporate secretary Intiland, usai menerima tropi penghargaan.

Indonesia Social Responsibility Award 2014 diselenggarakan oleh La Tofi School of CSR dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan, kementerian, pemerintah daerah dan individu dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dalam koridor pembangunan berkelanjutan.

Theresia mengungkapkan bahwa Intiland memiliki komitmen nyata dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan lewat berbagai aksi di bidang pendidikan, lingkungan, sosial kemasyarakat, dan tanggap bencana.

Melalui Intiland Foundation sebagai payung program CSR perseroan, misalnya, perseroan meluncurkan program Intiland Teduh. Program ini merupakan inisiatif Intiland untuk membantu penyediaan dan perbaikan rumah bagi masyarakat yang kurang mampu. Aksi ini juga sebagai wujud komitmen Intiland membantu keluarga Indonesia memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kami melibatkan para stakeholder, termasuk partisipasi langsung dari para konsumen untuk program ini yaitu dengan mengalokasikan sebagian dari pendapatan yang diperoleh perusahaan untuk membantu penyediaan atau perbaikan rumah,” ujarnya lebih lanjut.

Best Project Development

Selain mendapat penghargaan sebagai Perusahaan Baik, salah satu proyek yang dikembangkan Intiland juga meraih penghargaan bergengsi pada ajang Indocement Award 2014, 11 November 2014 di Jakarta. Penghargaan tersebut diperoleh kawasan perumahan Graha Natura di Surabaya sebagai Best Project Development atau Proyek Pengembangan Terbaik di Provinsi Jawa Timur.

Graha Natura memperoleh penghargaan ini karena dinilai berhasil mengembangkan prinsip-prinsip sustainable development dan green development. Pengembangan kawasan perumahan seluas 80 hektar di kota Surabaya ini menerapkan prinsip-prinsip tersebut ke dalam konsep pembangunan terpadu pada bidang infrastruktur dan utilitas lingkungan, pengembangan masyarakat, dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan.

Indocement Award merupakan merupakan ajang pemberikan apresiasi dan penghargaan kepada para developer, kontraktor, arsitek, akademisi, peneliti, mahasiswa, dan siapapun yang berhasil menunjukan kinerja, karya, inovasi, serta kreativitas di dunia kontruksi Indonesia. Ajang penghargaan ini digagas dan diselenggarakan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk setiap dua tahun sekali, sejak 2008.

Salah satu keunggulan Graha Natura yaitu keberhasilan memadukan konsep yaitu healthy livingtechnology, dan nature. Konsep tersebut salah satunya diwujudkan dengan menjadikan kawasan Graha Natura bebas limbah rumah tangga, baik limbah padat maupun limbah cair yang dapat mencemari lingkungan.

Program ini dilakukan dengan membangun sistem Integrated Sewage Treatment Plant yang mampu mengolah seluruh limbah cair rumah tangga secara terpusat dengan pendayagunaan teknologi. Melalui penerapan teknologi ini maka setiap rumah di Graha Natura bebas dari septic tank.

Graha Natura dilengkapi jaringan infrastruktur serat optik di seluruh kawasan perumahan. Fasilitas ini didayagunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi dan informasi berbasis teknologi tinggi, seperti teleconferenceVoice over Internet ProtocolHD television, jaringan internet berkecepatan tinggi, maupun untuk keperluan pengawasan lingkungan rumah secara terpadu berbasis closed-circuit television (CCTV).

Sementara itu sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan asri, perseroan menggandeng sejumlah lembaga ilmiah untuk program konservasi lingkungan. Kerjasama itu antara lain dilakukan dengan pihak pengelola Kebon Raya Purwodadi dan Seameo Biotrop (South East Asia Regional Center for Biology Tropical), Pusat Regional Asia Tenggara untuk Biologi Tropika.

Melalui kerjasama-kerjasama ini, perseroan menargetkan menanam sedikitnya 10.000 pohon di kawasan Graha Natura. Jenis pohon yang akan ditanam mencapai 1.000 jenis, atau mewakili 25 persen dari 4.000 jenis pepohonan yang tumbuh di Indonesia.